Ditulis pada tanggal 31 July 2017, oleh bp, pada kategori Kegiatan Dosen, Laboratorium, Umum

Perkembangan ilmu fisiologi tanaman berkaitan dengan proses fotosintesis semakin berkembang. Dalam ranah penelitian, berbagai alat praktis telah dibuat untuk mengukur respon tanaman terhadap lingkungan tumbuh seperti dibuatnya alat ukur fotosintesis Li-Cor 6400 Portable Photosynthesis System. Alat ini telah banyak digunakan oleh para peneliti tanaman karena terkenal praktis dan mampu menghasilkan data yang akurat. Oleh karena itu, dalam rangka upaya peningkatan kualitas SDM, pada tanggal 31 Juli 2017 diadakan kegiatan “Pelatihan Pengukuran Fotosintesis menggunakan LI-COR PORTABLE PHOTOSYNTHESIS SYSTEM pada Masyarakat Akademisi dan Peneliti di Kota Malang”. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara pihak Jurusan Budidaya Pertanian dan PT. Unitama Analitika Perkasa selaku distributor alat.  Peserta dalam kegiatan pelatihan bukan hanya terdiri dari staf dosen Jurusan BP FP UB namun juga akademisi dari luar UB, diantaranya dari Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang, Universitas Kristen Cipta Wacana Malang serta peneliti dari LIPI.

Kegiatan terdiri dari dua sesi yaitu pemaparan materi oleh Prof. Ir. S. M. Sitompul, Ph.D  dari lab Fisiologi Tanaman dengan topic “Experience with LI-6400 Portable Photosynthesis System” dan pemaparan oleh Aaron J. Saathoff, Ph.D dari LI-COR Bioscience Company, Lincoln, NE, USA mengenai “Leaf-level gas exchange theory and measurement”. Dalam pemaparannya, Prof. Sitompul membagikan pengalamannya dalam penggunaan LI-COR portable untuk penelitian fotosintesis tanaman kedelai. Sedangkan Mr. Aaron menjelaskan profil perusahaan serta deskripsi alat ukur fotosintesis Li-Cor 6400. Pada sesi kedua diadakan demo penggunaan alat tersebut dalam mengukur fotosintesis tanaman. Para peserta menggunakan kesempatan ini untuk mencoba menggunakan alat dan berdiskusi langsung mengenai keunggulan dan kelemahan alat tersebut.